< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Debit Air Berkurang, Sungai Cisadane Kota Tangerang Dikepung Sampah

Jumat, 31 Agustus 2018 | Jumat, Agustus 31, 2018 WIB | Last Updated 2018-08-31T15:26:00Z

Terlihat banyak sampah-sampah berserakan di sungai Cisadane yang airnya mulai surut, Kamis (30/8/2018).
TANGERANG-Pemandangan tidak sedap tampak di sungai Cisadane, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (30/8/2018). Disaat debit air terus menyusut, beragam jenis sampah pun terlihat. 
Pantauan TangerangNews, berbagai jenis sampah seperti plastik, kardus, hingga batang pohon mengambang di sungai tersebut. Selain tidak sedap dipandang mata, sampah itu pun mengeluarkan aroma tak sedap.
Sementara, kondisi sungai tampak menghitam, karena selama lima bulan terakhir, hujan belum mengguyur kota Tangerang dan sekitarnya.
Kondisi itu dikeluhkan pengunjung Taman Gajah Cikokol yang lokasinya persis di bantaran sungai Cisadane tersebut.
"Saya sebagai pengunjung taman heran kok ke sini malah melihatnya sampah. Orang di sini pengen nyantai, lihat yang indah-indah, malah sampah," tutur Rizky Rahmatullah, warga Balaraja, Tangerang.
Sementara, menurut Ketua Forum Hijau Kota Tangerang Oktian Jaya Wiguna, penanganan sampah di sungai Cisadane harus melibatkan sinergitas berbagai pihak. Terutama, masyarakat harus memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarang.Penanganan sungai tidak bisa dari masing-masing kota saja, harus sinergi dari hulu ke hilir," ujarnya.
Menurutnya, Cisadane yang tercemar oleh sampah domestik dan industri perlu segera ditangani secara serius. Pengangan itu bukan bersifat parsial, namun harus terpadu.
"Intinya penanganan sungai gak bisa hanya sekedar ambil sampah atau bersihin sampah di sungai, itu sifatnya sementara," tambahnya.
Lanjut Oktian, penanganan yang baik harus melibatkan dan merubah pola pikir masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai Cisadane.
"Bahkan masyarakat yang ada di seputaran anak-anak sungai yang berhilir di Cisadane," tukasnya.(
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update