< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

KH Ma’ruf Amin Ajak Akademisi dan Mahasiswa Majukan Bangsa

Senin, 17 September 2018 | Senin, September 17, 2018 WIB | Last Updated 2018-09-17T11:01:40Z
 
KH Ma'ruf Amin saat di Untirta
SERANG – KH Ma’ruf Amin (KMA) memberi tausiyah dalam Peringatan Tahun Baru 1440 Hijriyah dan Dies Natalies ke-37 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Masjid Syekh Nawawi Al-Bantani, Untirta, Senin (17/9/2018).
Dalam tausiyahnya, KH Ma’ruf Amin mengajak para civitas akademika Untirta untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang berkualitas, bermoral dan berintegritas sebagai calon pemimpin masa depan.
“Bangsa ini harus menyiapkan SDM yang andal untuk menopang semangat arus baru ekonomi Indonesia. Ini tugas perguruan tinggi.
Semoga kita bisa hijrah menuju keadaan yang lebih baik,” ujarnya.
loading...
Menurutnya, arus baru ekonomi Indonesia adalah ekonomi yang menghilangkan kesenjangan dengan mengkolaborasikan yang kuat dengan yang lemah. Bukan membenturkan, tapi saling menopang, sehingga dua kelompok ini sama-sama kuat dan saling menguatkan. Ini akan terjadi perubahan menuju perbaikan yang lebih baik.
“Mari kita hijrah dari arus lama ke arus baru. Kita perlu human capital, sumberdaya yang kompetitif. Ini adalah tugas perguruan tinggi, menyiapkan sumberdaya manusia yang kompetitif, terpelajar, memiliki semangat juang yang tinggi. Fighting spirit yang kontinyu dan berkelanjutan,” paparnya lagi.
Ia  juga mengajak agar akademisi memiliki spirit yang tinggi, moralitas yang tinggi dan semangat gotong royong.
Lebih lanjut KH Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa upaya meminimalisasi disparitas ini sudah dimulai oleh Presiden Jokowi. Dengan membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. “Saat ini infrastruktur Papua dan daerah lain tidak jauh beda. Harga komoditas yang jadi kebutuhan masyarakat juga sama, satu harga. Agenda perbaikan ekonomi bangsa ini perlu ditopang oleh situasi kebangsaan yang kondusif,” tandasnya.
Kondusifitas bangsa ini, kata dia, perlu kesepahaman bahwa waega negara harus ‘Arruju’ Ilal mitsaq’ kembali pada kesepakatan awal bangsa ini. Yakni Pancasila dan UUD 1945. Indonesia mitsaq-nya adalah negara republik, maka itu harus dipertahankan. Karenanya ideologi, sistem dan konstitusi kenegaraan dan kebangsaan selain republik akan tertolak sebab menyalahi kesepakatan.
“Kemudian kita juga punya kalimatun sawa’ yakni Pancasila. Kemudian ada stabilitas politik yang dibangun berdasarkan husnut taffahum. Prasangka yang baik,” imbuhnya.
Sementara Rektor Untirta Prof Soleh Hidayat mengungkapkan, pihaknya mengundang KH Ma’ruf Amin sejak lama untuk memberi tausiyah dalam agenda Dies Natalis dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah ini. “Sebelum beliau dicalonkan sebagai Cawapres kami sudah mengundang,” ujarnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update