< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pengawasan Sektor Keuangan Diperketat

Kamis, 15 Agustus 2019 | Kamis, Agustus 15, 2019 WIB | Last Updated 2019-08-15T13:29:09Z

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membentuk tim akuntansi forensik untuk mengawasi aliran dana pada sektor keuangan, sekaligus memperkuat kinerja lembaga dalam memberantas korupsi di Indonesia.
“Kami telah menyiapkan (tim akuntansi forensik) untuk bisa masuk di sektor keuangan,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Jakarta, Selasa pekan ini. Dia menjelaskan tim akuntansi forensik dibentuk untuk meneliti korupsi yang menjerat korporasi penyelenggara negara dan perusahaan swasta dengan kasus yang dominan berupa gratifikasi.
Unit tersebut nantinya bertugas membantu kinerja penyidik dalam melakukan audit forensik dan memaksimalkan pengembalian kerugian negara akibat kasus korupsi. “KPK selalu masuk dengan isu-isu pencegahan, membangun good corporate government, menjaga orang-orang baik punya ide dan mimpi,” ujarnya.
Adapun terkait sumber daya manusia, KPK akan mengisi unit itu dengan para penyidik yang memiliki keahlian dalam bidang akuntansi forensik. Sebelumnya, lembaga anti rasuah ini telah mengirim sejumlah penyidiknya untuk mempelajari ilmu akuntansi forensik ke Independen Commision Against Corruption (ICAC) di Hong Kong dan Serious Fraud Office (SFO) di Inggris.
Lebih lanjut Saut menyampaikan saat ini Bank BTN adalah perbankan pertama yang mengadopsi Panduan Pencegahan Korupsi dan bermitra dengan KPK dalam gerakan anti praktik korupsi dan suap. “Kita ketahui perbankan termasuk sektor prioritas dari strategi nasional dan strategi KPK. Bank BTN adalah perbankan pertama, kami harapkan ini bisa menjadi role model yang kemudian ditiru bank lain,” ucapnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update