< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Gerakan Pramuka Contoh Nyata Keberagaman

Kamis, 15 Agustus 2019 | Kamis, Agustus 15, 2019 WIB | Last Updated 2019-08-15T13:25:08Z
 
PERINGATAN HARI PRAMUKA | Presiden Joko Widodo di dampingi Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn), Budi Waseso (kanan) menjawab pertanyaan jurnalis selepas memimpin upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Lapangan Utama, Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Rabu (14/8).
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Gerakan Pramuka telah men­jadi contoh nyata dalam ke­beragaman sebagaimana ke­beragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
“Kodrat kita menjadi bangsa yang beragam, majemuk. Kita punya 714 suku dan lebih dari 1.100 bahasa lokal dan daerah, ini harus kita syukuri. Dan, al­hamdulillah gerakan pramuka telah berikan contoh bagaima­na keberagamaan justru mem­perindah dan menyatukan se­luruh anggota pramuka,” kata Presiden saat memberikan amanatnya saat upacara per­ingatan Hari Pramuka ke-58, di Lapangan Utama Bumi Perke­mahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Rabu (14/8).
Presiden mengatakan, per­bedaan ras, suku, dan golon­gan dalam pramuka semuanya bisa menyatu, bisa bermusy­rawah, dan semuanya dalam semangat perdamaian sesuai Bhinneka Tunggal Ika. “Ber­beda beda tetapi tetap satu jua,” ucapnya.
Kepala negara juga menye­but pramuka mencontohkan semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. “Con­tohnya upaya memanfaatkan kekayaan alam seperti peng­gunaan bambu dan kayu serta tali temali untuk buat berbagai perangkat. Sampai meman­faatkan tumbuhan dan hasil alam sebagai konsumsi pramu­ka ketika berkemah,” jelas Pres­iden.
Dalam kesempatan tersebut Presiden menerima Lencana Tunas Kencana. Lencana ini merupakan penghargaan ter­tinggi gerakan Pramuka. Len­cana diserahkan oleh Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn), Budi Waseso.
Peringatan Hari Pramuka pada 2019 mengangkat tema “Gerakan Pramuka Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun Keutu­han NKRI”.
Anti Plastik
Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso (Buwas) meng­kampanyekan anti penggunaan plastik sekali pakai. “Kita tidak menyediakan air minum dalam kemasan,” katanya.
Ia mengatakan semangat cinta alam Pramuka dengan tidak menggunakan produk plastik sekali pakai bukan se­kadar seremonialitas saja tapi juga softskill untuk standar Pramuka.
“Kita perang terhadap sam­pah plastik. Kegiatan Pramuka di manapun kapanpun me­nolak penggunaan material berbahaya bagi lingkungan,” katanya.
Buwas mencontohkan da­lam kegiatan peringatan Hari Pramuka di Buperta Cibubur tahun ini tidak menggunakan air minum dalam kemasan yang menggunakan bahan plastik sekali pakai.
Pramuka, kata dia, juga mendorong agar penggunaan materi yang bisa dipakai ber­ulang sehingga dapat men­gurangi sampah. “Agar me­manfaatkan produk yang bisa dipakai lagi, bukan plastik se­kali pakai. Selain itu mengu­payakan melakukan daur ulang dari sampah yang tidak dapat dihindari,” katanya.
Selain kampanye anti peng­gunaan plastik sekali pakai, Buwas menyampaikan bahwa warga gerakan Pramuka ha­rus bisa memberantas narkoba yang saat ini marak dan telah merusak generasi muda. “Ger­akan Pramuka sedianya harus bisa memberantas narkoba yang begitu marak dan meru­sak generasi muda bangsa,” ujar dia.
Secara terpisah, Kepala Ba­dan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monar­do mengajak anggota pramuka untuk mengenali potensi anca­man bencana di daerah mas­ing-masing. “Kenali ancaman­nya, siapkan strateginya, dan tangguh menyelamatkan diri dari bencana,” kata dia. 
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update