< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Harga Komoditas Picu Inflasi Januari 2020

Selasa, 04 Februari 2020 | Selasa, Februari 04, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-04T14:50:29Z

JAKARTA – Badan Pusat Sta­tistik (BPS) mencatat inflasi Januari 2020 sebesar 0,39 per­sen secara bulanan (month on month). Sementara itu, secara tahunan (year on year/yoy) in­flasi Januari 2020 tercatat sebe­sar 2,68 persen yoy.
“Inflasi itu lebih disebabkan oleh harga-harga komoditas bergejolak,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, di Jakarta, Senin (3/2).
Bila dirinci, penyebab uta­ma inflasi pada Januari ada­lah kenaikan harga cabai me­rah dengan andil 0,13 persen, cabai rawit dengan andil 0,05 persen, ikan segar dengan an­dil 0,04 persen, minyak goreng dengan andil 0,04 persen, be­ras dengan andil 0,03 persen, serta rokok kretek filter, rokok putih, dan rokok kretek yang masing-masing memberi andil 0,02 persen pada inflasi.
Sementara itu, ada bebera­pa komoditas yang menahan laju inflasi karena mengalami penurunan harga, antara lain bensin dengan sumbangan pada deflasi sebesar 0,11 per­sen, tarif angkutan udara de­ngan andil 0,07 persen, daging ayam ras yang memberi andil 0,03 persen, dan telur ayam ras dengan andil 0,01 persen.
“Penurunan tarif angkut­an udara tersebut disebabkan oleh adanya penyesuaian tarif akibat masa liburan sekolah, Natal, dan Tahun Baru yang te­lah berakhir. Sementara penu­runan harga bensin disebab­kan oleh kebijakan pemerintah yang menurunkan harga Per­tamax 92 dan Pertamax Turbo pada tanggal 5 Januari lalu,” je­las Suhariyanto.
Komponen inti pada Januari 2020 tercatat mengalami infla­si sebesar 0,19 persen. Tingkat inflasi komponen inti pada ta­hun kalender Januari 2020 juga tercatat sebesar 0,19 persen sementara bila dibandingkan secara tahunan, tercatat 2,88 persen yoy.
Inflasi pada Januari 2020 yang tercatat sebesar 0,39 per­sen ini menorehkan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebe­sar 104,33. Hasil ini didapat berdasarkan pantauan BPS ter­hadap 90 kota inflasi. Dari 90 kota tersebut, tercatat 79 kota yang mengalami inflasi dan 11 kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh 1,44 persen dan in­flasi terendah di Gorontalo 0,03 persen. Sedangkan, deflasi tertinggi di Baubau 1,39 persen dan deflasi terendah di Kudus 0,01 persen.
Dengan inflasi Januari 2020 sebesar 0,39 persen, maka in­flasi tahun kalender juga ter­catat 0,39 persen dan inflasi ta­hun ke tahun 2,68 persen. “Ke depan kita harap inflasi tetap terkendali dan tetap bisa men­capai target yang ditetapkan pemerintah,” pungkas Suhari­yanto.
Dipengaruhi Hujan
Dihubungi terpisah, peneli­ti Institute for Development of Economics and Finance (In­def), Rusli Abdullah, menga­takan inflasi pada bahan ma­kanan terutama pada produk hortikultura (sayuran) karena terjadinya musim hujan.
“Hortikultura karena musim hujan, jadi terganggu produk­sinya, seperti komoditas cabai yang memang butuh udara ke­ring jadi harga naik karena pa­sokan berkurang,” ujar Rusli.
Lanjutnya, kejadian naiknya harga cabai ini merupakan ke­jadian yang terus berulang se­tiap tahun, yaitu setiap musim musim. “Di sini perlu teknolo­gi penyimpanan sehingga pa­sokan cabai tetap terjaga setiap musim,” katanya.
Menyinggung tentang ke­naikan harga emas di 85 kota yang memberikan andil sebe­sar 0,02 persen pada inflasi Ja­nuari 2020, Rusli mengatakan hal ini karena faktor global. “Kita tahu harga emas di level internasional mengalami ke­naikan,” jelasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update