< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

KPK Periksa dan Konfirmasi Andi Sudirman Terkait Berbagai Proyek Pengadaan di Sulsel

Selasa, 23 Maret 2021 | Selasa, Maret 23, 2021 WIB | Last Updated 2021-03-23T14:56:12Z

 

Foto : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/3/2021). Andi Sudirman diperiksa dalam kapasitasnya saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel untuk bersaksi bagi tersangka Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah terkait kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021

 Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengenai berbagai proyek pengadaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

KPK, Selasa, memeriksa Andi Sudirman sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (NA) dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

"Didalami pengetahuan yang bersangkutan diantaranya mengenai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) selaku wakil gubernur dan berbagai proyek pengadaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Diketahui, Andi Sudirman saat ini menjabat sebagai Plt Gubernur Sulsel pasca Nurdin Abdullah ditangkap dan kemudian ditetapkan tersangka oleh KPK.

Usai diperiksa, Andi Sudirman mengaku dikonfirmasi terkait prosedur menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Ya intinya lebih banyak ke prosedur tentang internal menjalankan APBD dan sebagainya," kata dia.

Selain itu, ia juga sempat dikonfirmasi soal proyek pengadaan di Pemprov Sulsel.

"Ya faktanya kami pengadaan saja, bukan prosedurnya kan," ungkap dia.

Selain Andi Sudirman, KPK juga memeriksa dua saksi lainnya untuk tersangka Nurdin dan kawan-kawan, yakni dua wiraswasta masing-masing Andi Gunawan dan Thiawudy Wikarso.

Untuk saksi Andi Gunawan, penyidik mengonfirmasi berbagai proyek yang dikerjakan oleh saksi sebagai salah satu kontraktor di Sulsel. Sementara saksi Thiawudy didalami pengetahuannya terkait dugaan adanya aliran sejumlah dana ke tersangka Nurdin.

Sementara satu saksi tidak memenuhi panggilan, yakni wiraswasta Petrus Yalim. Ali mengatakan terhadap yang bersangkutan dijadwalkan kembali pemanggilannya.

Selain Nurdin, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin dan Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor/Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB).

Nurdin diduga menerima total Rp5,4 miliar dengan rincian pada 26 Februari 2021 menerima Rp2 miliar yang diserahkan melalui Edy dari Agung.

Selain itu, Nurdin juga diduga menerima uang dari kontraktor lain diantaranya pada akhir 2020 Nurdin menerima uang sebesar Rp200 juta, pertengahan Februari 2021 Nurdin melalui ajudannya bernama Samsul Bahri menerima uang Rp1 miliar, dan awal Februari 2021 Nurdin melalui Samsul Bahri menerima uang Rp2,2 miliar.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update