< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Pengamat: Ada Plus Minusnya Jika Hanya Dua Pasang Calon di Pilpres 2024

Minggu, 30 Mei 2021 | Minggu, Mei 30, 2021 WIB | Last Updated 2021-05-30T12:11:27Z

 


Jakarta- Direktur Eksekutif Indonesian Presidesian Presidential Studies Nyarwi Ahmad  menyatakan dirinya menilai ada plus dan minus jika hanya ada dua pasang calon presiden-calon wakil presiden di  Pemilu 2024

Hal itu disampaikannya menanggapi lontaran Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto soal keinginan agar hanya ada dua pasang calon di Pilpres 2024 nanti.

Menurut Nyarwi, dari perspektif efisiensi proses penyelenggaraan pemilu, ide yang disampaikan Hasto tersebut bagus dan positif. Karena proses pemilu berlangsung hanya satu tahap dan jangka waktunya lebih pendek.

"Hal ini akan menghemat biaya dan sumber daya penyelenggaraan pemilu," kata Nyarwi, Minggu (30/5/2021).

Baginya, ide itu hanya akan ditentang elite yang potensial maju dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, namun berpotensi tidak diajukan oleh parpol dalam bursa Pilpres.

"Ide tersebut berdampak negatif ke mereka," imbuhnya.

Hal lainnya, sebagaimana pengalaman Pilpres 2014 dan 2019 lalu, pertarungan sengit antara dua pasangan capres-cawapres membuka peluang menguatnya arus polarisasi politik. Khususnya berbasis isu agama.

Namun demikian, lanjutnya, dua pasangan yang bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang sebenarnya tidak masalah. Asal parpol-parpol pengusung atau koalisi parpol pengusung melakukan proses seleksi secara terbuka/transparan, inklusif dan demokratis. Artinya dengan mengakomodasi pendapat publik.

Hal ini misalnya, bisa dilakukan dengan model konvensi. Namun harus berbeda dengan model-model konvensi yang sebelumnya pernah dilakukan Golkar atau Demokrat. Konvensi ala mereka dilaksanakan di internal parpol. Harusnya dilakukan dengan betul-betul terbuka serta mengakomodasi suara publik.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update