< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Dikukuhkan, MUI Kota Tangerang Perkuat Sinergi Ulama–Pemerintah Jaga Harmoni Kota

Rabu, 21 Januari 2026 | Rabu, Januari 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-21T09:43:37Z


  TANGERANG KONTAK BANTEN Pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030 menjadi momentum penguatan kolaborasi ulama dan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan ketenteraman masyarakat. Prosesi pengukuhan yang digelar di Gedung MUI Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Rabu (21/1/2026), menandai dimulainya peran strategis ulama sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang berakhlak dan religius.

Ketua MUI Kota Tangerang terpilih, KH Ahmad Baijuri Khotib, menegaskan bahwa keberadaan MUI bukan hanya wadah organisasi, melainkan ruang kolektif untuk menyatukan berbagai elemen keagamaan demi kemaslahatan umat.

“Keberadaan kita di MUI adalah amanah bersama. Ini bukan sekadar kebersamaan struktural, tetapi kebersamaan untuk menghadirkan manfaat bagi umat dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menyebut, kepengurusan MUI periode ini merepresentasikan beragam organisasi dan latar belakang keagamaan di Kota Tangerang. Keragaman tersebut, menurutnya, justru menjadi kekuatan dalam merumuskan arah pembangunan spiritual kota.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan MUI adalah penyusunan kerangka nilai spiritualitas sebagai pedoman kehidupan sosial masyarakat Kota Tangerang. Kerangka tersebut akan dirumuskan bersama para pemuka agama, tokoh masyarakat, dan cendekiawan. “Kami ingin Kota Tangerang memiliki fondasi nilai spiritual yang kuat, sehingga ketenteraman dan keharmonisan bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang turut hadir dalam pengukuhan tersebut, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan tanggung jawab kepada para pengurus MUI yang baru dikukuhkan. Menurutnya, peran ulama sangat penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan moral masyarakat, terutama di tengah dinamika perkotaan yang semakin kompleks.

“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi pengabdian. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga ketenteraman, persatuan, dan nilai-nilai kebajikan di masyarakat,” ujar Sachrudin. Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal MUI agar organisasi tetap kuat dan mampu menjadi teladan bagi umat.

“Organisasi ini harus dijaga kesehatannya. Kalau solid dan kompak, sinergi dengan pemerintah dan masyarakat akan semakin kuat,” tegasnya. Pemerintah Kota Tangerang berharap, melalui kepengurusan baru MUI, peran ulama dalam membina umat, menjaga stabilitas sosial, serta memperkuat nilai akhlakul karimah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update