< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Cegah Kenaikan Bahan Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Lebak Bentuk Satgas Pangan

Kamis, 12 Februari 2026 | Kamis, Februari 12, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-19T14:54:41Z

 


LEBAK KONTAK BANTEN – Menjelang bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengambil langkah strategis untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga bahan pangan di pasar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelanggaran Pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, mengatakan pembentukan Satgas ini bertujuan mengantisipasi kelangkaan pasokan serta menekan inflasi bahan pangan menjelang hari besar keagamaan.

“Satgas tersebut dibentuk secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat. Tugasnya memantau harga-harga menjelang hari besar,” ujar Imam kepada awak media, Rabu (11/2/2026).

Selain membentuk Satgas, Pemkab Lebak juga menyiapkan sejumlah program unggulan untuk membantu masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan sebelum Ramadan dan sebelum Idul Fitri. Kami menggandeng vendor atau distributor untuk membuka lapak langsung, sehingga biaya distribusi bisa ditekan dan harga lebih murah dari harga pasar,” jelasnya.

Imam memastikan, proyeksi ketersediaan pangan di Kabupaten Lebak hingga Idul Fitri dalam kondisi aman.

“Untuk proyeksi ketersediaan pangan sampai Idul Fitri dijamin aman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Sumber Daya Pangan Dinas Ketapang Kabupaten Lebak, Benu Dwiyana, menyampaikan terdapat sejumlah komoditas yang rentan mengalami gangguan pasokan, salah satunya cabai.

“Untuk cabai, Kabupaten Lebak memang belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, sehingga masih membutuhkan pasokan dari luar daerah,” kata Benu.

Ia menambahkan, Satgas akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara rutin ke pasar-pasar tradisional guna memastikan stabilitas harga dan stok tetap terjaga.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memantau harga agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update