
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah
LEBAK KONTAK BANTEN — Jumlah keluarga penerima bantuan pangan (PBP) dari pemerintah di Kabupaten Lebak meningkat signifikan pada 2026. Berdasarkan pemutakhiran data terbaru, jumlah penerima kini mencapai 220.428 kepala keluarga (KK), naik 36.675 KK dibandingkan data awal sebanyak 183.753 KK.
Kenaikan tersebut terjadi setelah pemerintah pusat memperluas desil kemiskinan yang menjadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan. Perubahan kriteria ini membuat cakupan masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan pangan menjadi lebih luas.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengatakan, penambahan penerima merupakan dampak dari perluasan desil yang dilakukan pemerintah pusat.
“Pertambahan ini terjadi karena adanya pertambahan desil dari pemerintah pusat. Begitu desil diperluas, warga yang masuk dalam kriteria penerima otomatis ikut bertambah banyak,” ujar Amir Hamzah di Lebak, Sabtu (15/8/2026).
Data Penerima Diminta Terus Diperbarui
Amir mengatakan pemutakhiran data diperlukan untuk menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan. Ia meminta dinas terkait melakukan pembaruan data secara berkala agar warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tidak terlewat.
“Kita ingin data ini terus disisir dan diperbarui secara real time. Jangan sampai ada warga yang secara kondisi riil sangat butuh bantuan, tapi malah terlewat cuma gara-gara masalah administrasi data,” katanya.
Lonjakan jumlah penerima tersebut turut mengubah skema dan kuota penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Lebak. Perum Bulog Cabang Lebak menyatakan telah menerima data terbaru dan siap menyesuaikan pasokan beras ke desa-desa.
Bulog Pastikan Stok Beras Aman
Pimpinan Cabang Bulog Lebak Muhammad Syaukani membenarkan adanya peningkatan alokasi bantuan pangan untuk wilayah Kabupaten Lebak.
“Pada data awal memang terdapat 183.753 keluarga yang tercatat. Tapi berdasarkan data penyesuaian terbaru yang kami terima, angkanya meningkat menjadi 220.428 kepala keluarga. Ada selisih kenaikan 36.675 KK,” ujar Syaukani.
Syaukani memastikan stok beras di gudang Bulog saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan tambahan penerima bantuan.
Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan sesuai dengan data penerima terbaru.(TIM)
.gif)