KAB SERANG, KONTAK BANTEN — Sebanyak 108 guru sekolah dasar (SD) berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Serang mengikuti seleksi program beasiswa pendidikan pascasarjana atau Strata Dua (S2) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
Program beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Serang meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik melalui kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Serang menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang sebagai mitra penyelenggara pendidikan program pascasarjana.
108 Peserta, Hanya 24 Guru Mendapat Beasiswa
Dari 108 guru yang mengikuti seleksi, Pemkab Serang akan memilih 24 guru untuk mendapatkan beasiswa S2.
Seluruh biaya pendidikan bagi 24 guru yang dinyatakan lolos akan ditanggung melalui APBD Kabupaten Serang.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau langsung pelaksanaan seleksi di Kampus UPI Serang, Selasa (29/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Najib didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Aber Nurhadi serta jajaran pimpinan dan civitas akademika UPI Kampus Serang.
Najib mengatakan, Pemkab Serang akan terus memberikan kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi melalui pendidikan formal, termasuk pendidikan hingga jenjang pascasarjana.
“Pemkab Serang ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada para guru untuk terus meng-upgrade kompetensi dan kapasitasnya. Dengan meningkatnya jenjang pendidikan guru, kita berharap kualitas proses pembelajaran dan hasil pendidikan di Kabupaten Serang juga semakin baik,” kata Najib, Selasa (29/9/2026).
Pemkab Serang Nilai Guru sebagai Investasi SDM
Menurut Najib, peningkatan kualitas tenaga pendidik merupakan investasi jangka panjang karena guru memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas generasi penerus.
Program beasiswa S2 bagi guru SD ASN tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bupati dan Wakil Bupati Serang dalam meningkatkan kualitas SDM serta mendukung pencapaian visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini merupakan bentuk komitmen Ibu Bupati dan saya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kita ingin pembangunan sumber daya manusia dimulai dari peningkatan kualitas para pendidiknya,” ujarnya.
Program Beasiswa S2 Sudah Masuk Angkatan Kedua
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aber Nurhadi menjelaskan, program beasiswa pascasarjana bagi guru SD ASN tersebut kini memasuki pelaksanaan untuk angkatan kedua.
Pada angkatan pertama, sebanyak 24 guru telah mengikuti program dan saat ini sudah menyelesaikan pendidikan. Mereka dijadwalkan mengikuti wisuda pada 15 Oktober 2026.
“Ini program yang kedua. Untuk angkatan pertama sebanyak 24 guru sudah menyelesaikan pendidikan dan insyaallah akan mengikuti wisuda pada 15 Oktober nanti,” kata Aber.
Untuk program tahun ini, sebanyak 108 guru SD ASN mengikuti proses seleksi.
Aber menegaskan, program tersebut tidak mewajibkan seluruh guru untuk mengikuti seleksi. Kesempatan diberikan kepada guru yang memiliki minat dan keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
“Dari 108 peserta yang mengikuti seleksi, nanti akan diambil 24 orang yang berhak mendapatkan beasiswa program pascasarjana dari Pemerintah Kabupaten Serang,” ujarnya.
Penerima Beasiswa Wajib Menyelesaikan Pendidikan
Aber juga mengingatkan para peserta yang nantinya dinyatakan sebagai penerima beasiswa agar mengikuti seluruh tahapan pendidikan hingga selesai.
Apabila penerima beasiswa mengundurkan diri atau berhenti mengikuti pendidikan sebelum menyelesaikan program tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah akan meminta pengembalian biaya pendidikan yang telah dikeluarkan.
Guru Peserta Seleksi Sambut Program Beasiswa
Salah seorang peserta seleksi, Lia Susilawati, guru SDN asal Padarincang, mengaku senang mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi program beasiswa S2 tersebut.
Ia berharap dapat lolos seleksi dan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan S2 melalui beasiswa Pemkab Serang.
“Program ini sangat bagus karena banyak guru yang sebenarnya ingin melanjutkan pendidikan dari S1 ke S2, tetapi terkendala biaya. Dengan adanya program ini tentu sangat membantu para guru,” kata Lia.
Menurut Lia, kesempatan melanjutkan pendidikan tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan diri guru, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik di Kabupaten Serang.
“Dengan meningkatnya pendidikan guru, mudah-mudahan kualitas pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik di Kabupaten Serang juga semakin baik,” tuturnya.(TIM)

.gif)