< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Rata-rata Pendidikan di Kota Serang Rendah

Minggu, 10 November 2019 | Minggu, November 10, 2019 WIB | Last Updated 2019-11-09T23:30:49Z


SERANG, (KB).- Berdasarkan data, rata-rata penduduk Kota Serang pendidikannya baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal tersebut disebabkan karena minimnya kesadaran masyarakat untuk dunia pendidikan. Selain itu mereka menganggap pendidikan atau sekolah merupakan suatu hal yang mahal.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto. “Penduduk Kota Serang itu rata-rata pendidikannya hanya sampai SMP kelas IX. Memang masih rendah, tapi kalau variasinya mulai dari tamat SD sampai S3. Maka, kami menggratiskan wajib belajar sembilan tahun,” ujarnya, Kamis (7/11/2019).
Oleh karena itu, untuk menyetarakan pendidikan penduduk Kota Serang, pihaknya memberikan bantuan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan non formal. Seperti pendidikan paket A, B dan C. Sehingga, dengan adanya pendidikan kesetaraan ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Ini program pemerintah melalui kami (Dindikbud). Jadi satu siswa itu kami beri bantuan, untuk paket A sebesar Rp 1,3 juta, kemudian paket B sebesar Rp 1,5 juta dan paket C sebesar Rp 1,8 juta pertahunnya. Itu sudah berjalan dan sudah diterima oleh para siswa yang ikut kesetaraan. Jadi kami mendorong melalui pendidikan kesetaraan,” ucapnya.
Untuk pesertanya, ia menjelaskan, pada tahun 2018 lalu ada ribuan masyarakat yang ikut pendidikan kesetaraan non formal tersebut. Namun, tahun ini hanya sekitar 500 peserta yang mengikutinya. “Jumlah pastinya saya tidak hafal, tapi untuk Kota Serang itu tahun lalu ada ribuan masyarakat dan tahun ini sekitar 500 lebih yang mengikuti. Dan itu mulai dari paket A, B dan C,” katanya.
Sedangkan untuk target tahun depan, kata dia, meningkat menjadi 8,7 persen, yang sebelumnya 8,6 persen dari jumlah penduduk Kota Serang, yakni sekitar 600 ribu. Sebab, suksesnya capaian target pendidikan kesetaraan tersebut dari peran serta masyarakat yang mengikuti pendidikan. Kemudian stakeholder, serta instansi lainnya.
“Dunia pendidikan di masyarakat meningkat ya itu, membutuhkan peran serta seluruh masyarakat dan pihak terkait. Jadi, kami harus bisa bekerja sama dengan instansi lain juga, dan tentunya masyarakat itu sendiri. Targetnya jadi 8,7 persen, kalau lima tahun yang lalu itu baru sekitar 7 persen. Itu dari jumlah penduduk ya, sekitar 600 ribu,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, pendidikan kesetaraan tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam mengentaskan buta aksara. Sebab, di Kota Serang masih ada warga yang belum mengenal huruf dan berhitung.
“Memang betul rata-rata pendidikannya masih di bawah SMA. Oleh karena itu Pemkot Serang memprogramkan pendidikan kesetaraan ini. Kan ini juga salah satu cara untuk pengentasan buta aksara. Kami juga mewajibkan sekolah hingga sembilan tahun,” ucapnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update